Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji.
PALANGKA RAYA – Setelah lebih dari sepekan melakukan pengamanan di lokasi PT Hamparan Masawit Bangun Persada (HKBP) , Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, Polda Kalteng akhirnya menarik mundur 200 personel.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto, melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, penarikan separuh pasukan dilakukan menyusul berangsur kondusifnya situasi Kamtibmas.
Sementara sebagian lagi sebanyak 200 personel, masih dipertahankan di Desa Bangkal guna tetap menjaga situasi Kamtibmas. “Kemarin awalnya ada sekitar 400-an personel, sudah kita tarik sebagian seiring kondusifnya situasi dan persiapan kegiatan lainnya seperti rangkaian pemilu 2024,” katanya, Selasa (17/10/2023).
Erlan menjelaskan, rangkaian pengamanan yang dilakukan Polda Kalteng di Desa Bangkal merupakan upaya bantuan permintaan dari perusahaan. Dimana personel bertugas melindungi masyarakat dari aksi penjarahan, pembakaran hingga pengrusakan yang dilakukan sejumlah kelompok massa aksi.
Dalam pengamanan, personel turut mendapat penyerangan menggunakan berbagai jenis senjata tajam dan upaya penabrakan menggunakan mobil.
Oknum massa memiliki kelompok berbeda untuk melakukan pengrusakan, penjarahan hingga pembakaran terhadap rumah mandor, rumah masyarakat, koperasi dan fasilitas umum. Penjarahan dilakukan terhadap harta benda milik masyarakat dan karyawan.
“Kita bahkan menemui satu keluarga di tengah hutan sedang ketakutan dan bersembunyi akibat pembakaran dan penjarahan yang terjadi,” ungkapnya.
Erlan menambahkan, Polda Kalteng nantinya akan turut menindak tegas oknum massa yang terbukti melakukan pembakaran, pengrusakan dan penjarahan.
“Kita datang bukan sebagai pelindung perusahaan, tapi mengamankan karena perusahaan meminta pengamanan, termasuk mengamankan masyarakat yang terdampak atas aksi,” pungkasnya. vk1


