PALANGKARAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyalurkan 56 ton beras melalui program Gerakan Pangan Murah. Gerakan tersebut merupakan wujud kepedulian nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kepedulian Polda Kalteng ini mendapat apresiasi kalangan anggota DPRD Kalteng. Menurut Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Bryan Iskandar, Gerakan Pangan Murah yang dilaksakan Polda Kalteng, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas pangan sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah tantangan ekonomi.
Ia menilai, kehadiran program pangan murah tidak hanya berdampak positif bagi daya beli masyarakat, tetapi juga dapat membantu menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di pasaran. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya oleh institusi kepolisian, tetapi juga oleh pemerintah provinsi, kabupaten, hingga kota.
“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan atas inisiatif Polda Kalteng dalam menggelar gerakan pangan murah. Program ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan,” kata Bryan, Kamis (21/8/2025).
Menurut Bryan, ketersediaan pangan dengan harga terjangkau memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di daerah. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar terus mengambil langkah strategis untuk memastikan stok pangan aman serta harga tetap terkendali. Ia berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta berkontribusi dalam membantu masyarakat. (VK1)


