PALANGKARAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sengkon, mendorong para pelaku usaha di daerah itu lebih kreatif dan inovatif dalam berusaha. Sengkong menyebut kekayaan sumber daya alam (SDA) dan budaya di Kalimantan Tengah merupakan modal besar.
Para pelaku usaha perlu melahirkan produk kreatif yang bernilai jual tinggi, baik di pasar lokal maupun nasional. “Kita punya kekayaan budaya dan alam yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita olah dengan inovasi agar bisa jadi produk yang unik dan punya daya saing,” ujar Sengkon kepada wartawan, Minggu (25/5/2025).
Menurutnya, inovasi tidak hanya sebatas menciptakan produk baru, tetapi juga mencakup aspek kemasan, branding, hingga strategi pemasaran yang efektif dan tepat sasaran. “Produk boleh sederhana, tapi kalau dikemas dengan menarik dan dipasarkan dengan strategi yang pas, nilainya bisa naik berkali lipat,” tambahnya.
Dalam konteks ini, Sengkon mendorong para pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah untuk terus berinovasi, terlebih dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif dan dinamis.
Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan pemasaran. “Di era digital seperti ini, pemasaran online itu wajib. Platform digital bisa memperluas pasar kita hingga ke luar daerah bahkan luar negeri,” ungkapnya.
Sengkon berharap para pelaku usaha kreatif di Kalteng dapat terus menggali potensi lokal dan memanfaatkannya secara optimal melalui pendekatan yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Sehingga usahanya semakin maju dan berkembang, yang pada muaranya akan meningkatkan kesejahteraan,” katanyaa. (VK1)


