PALANGKARAYA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-185 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) di Kota Palangkaraya dimeriahkan dengan kegiatan Jalan Sehat yang dipusatkan di Bundaran Besar, Sabtu (12/4/2025) pagi. Kegiatan dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Plt Sekda Kalteng M Katma F Dirun, sejumlah pejabat Pemprov, Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong, Ketua Umum Majelis Sinode GKE Pdt Simpon F Lion, para pendeta GKE serta penatua dan jemaat.
Gubernur juga melepas peserta jalan sehat, kemudian melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali Gereja Maranatha di Jalan Diponegoro, yang terbakar tahun 2024 lalu. “Saya selaku Gubernur Kalimantan Tengah berkewajiban untuk mengayomi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, golongan, suku, maupun agama,” kata Gubernur.
Di usia GKE yang ke-186 ini, Gubernur berharap jemaat GKE bisa menjaga toleransi dan kebersamaan di Bumi Tambun Bungai. “Semangat kebersamaan dalam keberagaman merupakan fondasi utama dalam upaya kita membangun kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.
Gubernur menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai falsafah Huma Betang dalam kehidupan bermasyarakat dan membangun daerah. Ia berharap, di usia yang telah mencapai 186 tahun, GKE dapat terus menjadi pilar dalam menjaga harmoni, toleransi, dan kebersamaan di Kalimantan Tengah. “Semangat kebersamaan dalam keberagaman merupakan fondasi utama dalam upaya kita membangun kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran juga menyerahkan bibit pohon kepada pengurus Gereja GKE Maranatha yang nantinya akan ditanam di halaman gereja tersebut. Bibit yang diserahkan antara lain pohon ulin, ketapang, mangga, rambutan, dan jambu, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian alam.
Setelah melepas peserta jalan sehat, Gubernur bersama rombongan melanjutkan kegiatan ke lokasi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gereja GKE Maranatha.
Ketua Umum Majelis Sinode GKE Pdt Simpon F Lion mengatakan, kegiatan jalan sehat ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran tubuh, namun juga dirangkaikan dengan aksi sosial seperti donor darah dan kegiatan bersih-bersih kota. “Kita juga ambil bagian dan berkontribusi memelihara Kota Palangkaraya melalui kegiatan memungut sampah,” ujarnya. (VK1)
Baca juga:
Gubernur Bahas Pendidikan dengan Rektor dan Pimpinan PTN Se-Palangkaraya


