PALANGKARAYA – Untuk mengenang dan mendoakan almarhum KH Muhammad Muhsin Bin KH Jamaludin, yang meninggal dunia pada 18 Januari 2021, digelar Haul Ketiga yang berlangsung di Pendopo Majelis Talim Ar Raudhah Jalan Tjilik Riwut Km. 2, Palangkaraya, Jumat (22/12/2023).
Haul ketiga ulama besar Kalteng yang biasa dipanggil Guru Mukhsin ini, dihadiri
Penceramah Guru Sa aduddin yang merupakan Imam Musholla Ar Raudah Sekumpul.
Dari pejabat Pemprov Kalteng, hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah H Nuryakin.
Guru Sa aduddin menyampaikan safaat Nabi Muhammad SAW dalam memuliakan para ulama yang telah meninggal. “Mari kita berdoa dengan tulus hati, semoga para ulama yang wafat, beliau semua wafat dalam keadaan husnul khotimah dan mendapatkan kemuliaan di sisi Allah. Semoga kita bisa memetik hikmah dibalik wafatnya para ulama untuk bisa terus melanjutkan estafet keilmuwan dan perjuangan mereka,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, ulama besar Kalteng Guru Mukhsin atau KH Muhsin Al Banjari, merupakan pimpinan Majelis Ar Raudhah Palangka Raya. Almarhum dikenal sebagai salah satu keturunan Datu Kelampayan, yaitu Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari yang mana sanak keluarga almarhum adalah KH. M Muhsin bin Tuan Guru H. Jamaluddin bin H. Hanafiah bin Tuan Guru H. Abdul Ghani bin Syaikh Sa duddin Taniran bin Mufti bin HM As ad bin Syarifah binti Jaddina Kalampayan.
“Beliau adalah ulama besar, mendoakan ulama dan para guru-guru baik masih hidup, terlebih sudah wafat, suatu hal yang mulia dan dianjurkan” kata Sekda Nuryakin usai menghadiri Haul.
Nuryakin berharap, melalui haul ulama dan secara khusus almarhum KH. Muhammad Muhsin, yang telah mengajarkan dan menabur kebaikan semasa hidupnya, doa dan pahala terus mengalir.
“Ilmu dan kebaikan yang beliau ajarkan adalah nikmat dan pahala yang terus mengalir kepadanya. Di haul ketiga Guru Muhsin ini secara khusus saya turut mendoakan beliau serta para ulama yang telah wafat untuk mendapatkan tempat yang indah disisi Allah SWT. Sayangilah mereka, muliakanlah mereka dengan keridhaanMu yang agung, di tempat yang disenangi di sisiMu, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang,” kata Sekda. (VK1)


