PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Nyelong Inga Simon, mendorong kaum wanita untuk berperan dalam memerangi kemiskinan. Salah satunya dengan mengelola usaha kecil dan menengah (UMKM), yang dapat menjadi solusi bagi perekonomian keluarga.
Menurut Nyelong, program UMKM yang dikelola oleh wanita adalah strategi efektif dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penurunan angka pengangguran di Kalteng. Dengan memberdayakan ibu-ibu, maka pendapatan keluarga akan meningkat, yang secara langsung berdampak pada peningkatan gizi dan pendidikan anak.
“Kami di DPRD akan terus mengawal anggaran untuk program-program yang pro-rakyat seperti ini. Memberikan modal dan pelatihan kepada ibu-ibu adalah investasi terbaik untuk masa depan Kalteng,” kata Nyelon, Kamis (20/11/2025).
Nyelong juga meminta pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada kelompok UMKM yang dikelola oleh kaum perempuan. Diakuinya, salah satu tantangan terbesar UMKM saat ini adalah keterbatasan modal dan akses pasar. Oleh karena itu, pemerintah perlu menjembatani kebutuhan kelompok UMKM dengan program permodalan.
Misalnya, membantu kelompok UMKM perempuan mengakses pinjaman dengan bunga ringan atau program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengembangan usaha. Kemudian, mendorong pengurusan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan sertifikasi halal agar produk olahan ini dapat menembus pasar yang lebih luas.
Di sisi lain, perlu juga memberikan pelatihan pemasaran melalui platform e-commerce dan media sosial, agar produk mereka tidak hanya dikenal di tingkat lokal tetapi juga nasional. “Hilirisasi produk perikanan lokal ini adalah kunci untuk menciptakan nilai tambah yang besar bagi nelayan dan ibu-ibu,” pungkasnya. (VK1)


