By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pembunuhan di Jalan Raflesia Palangkaraya Dipicu Masalah Percintaan
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Peristiwa » Pembunuhan di Jalan Raflesia Palangkaraya Dipicu Masalah Percintaan

Pembunuhan di Jalan Raflesia Palangkaraya Dipicu Masalah Percintaan

Pembunuhan

12 Januari 2026
Share
Polisi mengamankan pelaku E, yang menghabisi nyawa keluarganya di Jalan Raflesia Palangkaraya, Sabtu (10/1/2026).
SHARE

PALANGKARAYA– Kasus pembunuhan di Jalan Raflesia tembusan Jalan Tjilik Riwut Km 11, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (10/1/2026), membuat heboh warga kota.

Aparat dari Polresta Palangkaraya sudah menangani kasus itu. Diketahui peristiwa pembunuhan terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Korban berinisial MAD (42), seorang karyawan swasta yang berprofesi sebagai mekanik dan berdomisili di sekitar lokasi kejadian.

Sementara pelaku berinisial E (41), warga Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

E melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam berupa setengah bilah gunting. Pelaku menusukkan gunting tersebut ke bagian dada kiri korban serta ke bagian leher korban, hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan polisi, peristiwa tersebut dipicu oleh permasalahan keluarga. Antara korban dan adik pelaku diketahui memiliki hubungan percintaan. Pelaku tak setuju dengan hubungan ini, karena masih ada ikatan kekeluargaan.

“Pelaku tidak setuju adiknya memiliki hubungan dengan korban karena masih ada ikatan keluarga. Itu yang memicu dendamnya,” kata Kanit Jatanras Polresta Palangkaraya, Iptu Helmi Hamdani.

Seebelum kejadian, pelaku mengonsumsi minuman keras. Dalam kondisi emosi tidak stabil, ia mendatangi bengkel korban sambil membawa belati. Adu mulut sempat terjadi sebelum pelaku melancarkan serangan.

Ketua RT 05/RW 05 Jalan Raflesia, Endang Susilowati, yang pertama kali berinteraksi dengan pelaku usai kejadian, menyebut E sempat mengakui perbuatannya. “Dia bilang ‘saya tusuk jantungnya’, sambil menangis dan terlihat menyesal,” ungkap Endang menirukan ucapan Eddy.

Endang juga mengaku sempat menegur pelaku atas perbuatannya. “Saya bilang, kenapa sampai dibunuh, itu tidak boleh. Tapi dia menjawab kalau dia dendam,” tuturnya.

Dalam insiden tersebut, adik perempuan E yang berada di lokasi bersama anaknya berhasil melarikan diri ke arah Jalan Tjilik Riwut. Keduanya kini berada dalam perlindungan aparat.

Usai kejadian, E tidak melarikan diri. Dalam kondisi linglung dan menangis, ia justru meminta Ketua RT melaporkan peristiwa itu ke polisi. Tak lama berselang, aparat datang dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
E telah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Palangkaraya

Selain mengamankan pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit telepon genggam, dompet beserta identitas korban, STNK, uang tunai sebesar Rp315.000, serta setengah bilah gunting yang digunakan pelaku saat melakukan penganiayaan.

Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 474 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dengan ancaman pidana maksimal 10 (sepuluh) tahun penjara. (VK1)

Mabuk Narkoba, Warga Pahandut Aniaya Istri, Polisi Selesaikan secara Kekeluargaan
Warga Jalan Murjani Palangkaraya Tewas Gantung Diri
Kebakaran di G Obos Palangkaraya, Toko Mebel dan Toko Sprei Ludes
Begini Penjelasan Kepsek SMPN 8 Palangkaraya Soal Oknum Guru yang Viral
Bersepeda saat Mabuk Miras, Pria Ini Terkapar di Jalan Mahir Mahar Palangkaraya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?