By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pemko Palangkaraya Periksa Kesehatan Hewan Kurban, Perkiraan 2.000 Ekor, Dipasok dari Sulawesi dan Nusa Tenggara
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » Palangkaraya » Pemko Palangkaraya Periksa Kesehatan Hewan Kurban, Perkiraan 2.000 Ekor, Dipasok dari Sulawesi dan Nusa Tenggara

Pemko Palangkaraya Periksa Kesehatan Hewan Kurban, Perkiraan 2.000 Ekor, Dipasok dari Sulawesi dan Nusa Tenggara

Iduladha 1447 H

14 Mei 2026
Share
Petugas dari Pemko Palangkaraya saat melakukan pemeriksaan hewan kurban.
SHARE

PALANGKARAYA – Hari Raya Iduladha 1447 H, sesuai kalender Masehi akan dirayakan pada Rabu, 27 Mei 2026. Menjelang hari raya ini, Pemko Palangkaraya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Hal ini untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan memenuhi kriteria aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Kepala Distanketpang Kota Palangkaraya, Sugiyanto mengatakan, pemeriksaan dilakukan di sejumlah lokasi penjualan hewan kurban, salah satunya di kawasan Jalan Mahir Mahar, Palangkaraya. “Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun terutama menjelang Hari Raya Iduladha. Tujuannya untuk memastikan penyediaan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal melalui pemeriksaan kesehatan hewan kurban,” katanya, Rabu (13/5/2026).

Baca juga:

Sapi Kurban di Palangkaraya Mengamuk Gegara Ban Truk Amblas

Pemprov Kalteng Salurkan 600 Hewan Kurban, Rencana Ditambah untuk Kirim ke Desa

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yakni antemortem atau pemeriksaan kesehatan sebelum pemotongan dan postmortem setelah pemotongan hewan kurban di tempat pelaksanaan kurban.

Sebelum pemeriksaan lapangan dimulai, pihaknya telah mengumpulkan para pedagang sapi dan kambing sekitar dua pekan sebelumnya untuk diberikan sosialisasi terkait tata cara penjualan dan pemeriksaan hewan kurban. Pemeriksaan teknis kemudian dilaksanakan mulai H-14 Iduladha.

Dalam pelaksanaannya, Distanketpang menurunkan tiga tim pemeriksa yang masing-masing dipimpin dokter hewan. Pemeriksaan dilakukan di 21 titik penjualan hewan kurban di wilayah Kota Palangka Raya. “Fokus pemeriksaan berada di lokasi penjualan hewan kurban berskala besar yang menjual lebih dari 10 hingga 20 ekor sapi maupun kambing,” jelasnya.

Berdasarkan data sementara dari para pedagang, lanjutnya, jumlah hewan kurban yang tersedia mencapai 2.000 ekor, terdiri dari 1.500 ekor sapi dan 500 ekor kambing. “Namun, jumlah final hewan yang layak maupun tidak layak dijadikan hewan kurban baru akan diketahui setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dalam sepekan ke depan,” ucapnya.

Sebagian besar hewan kurban tersebut didatangkan dari luar daerah seperti Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Palangkaraya. Sugiyanto memastikan ketersediaan hewan kurban tahun ini diperkirakan mencukupi.

Pada tahun sebelumnya, kebutuhan hewan kurban di Kota Palangkaraya tercatat sekitar 1.204 ekor dan seluruhnya dapat terpenuhi. “Tahun ini kami memperkirakan tersedia sekitar 1.500 ekor sapi. Jika kenaikan kebutuhan hanya sekitar lima sampai 10 persen, maka kebutuhan masyarakat dipastikan masih tercukupi,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan indikasi penyakit hewan menular yang mengkhawatirkan. Sebagai langkah antisipasi, Distanketpang juga telah melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan yang masuk ke wilayah Palangkaraya. “Masyarakat kami imbau membeli hewan kurban yang sudah memiliki label sehat dan surat keterangan kesehatan hewan dari petugas,” pungkasnya.  (VK1)

You Might Also Like

Polisi Kembali Amankan Pengedar Sabu di Kos-kosan Palangkaraya
Natal Pemprov Kalteng Dihadiri Ribuan Umat Nasrani
Komisi I DPRD Kota Minta Pemko Benahi Pasar Eks Terminal Km 8
SKY: Tingkatkan Kapasitas Guru untuk Lahirkan Generasi Bangsa yang Tangguh
Dipimpin Wakil Walikota, Pemko Palangkaraya Belajar Kelola Sampah di Batam
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?