By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pusat Pangkas TKD, DPRD Kalteng Ingatkan Pemprov Tingkatkan PAD, Efisiensi Anggaran
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Kalteng » DPRD Provinsi Kalteng » Pusat Pangkas TKD, DPRD Kalteng Ingatkan Pemprov Tingkatkan PAD, Efisiensi Anggaran

Pusat Pangkas TKD, DPRD Kalteng Ingatkan Pemprov Tingkatkan PAD, Efisiensi Anggaran

DPRD Kalteng

18 Oktober 2025
Share
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari
SHARE

PALANGKARAYA – Kebijakan pemerintah pusat memangkas dana Transfer ke Daerah (TKD) memengaruhi kondisi fiskal tiap daerah. Ini juga sebagai ujian bagi pemerintah provinsi untuk lebih bijak dalam mengelola anggaran serta memperkuat sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, Sabtu (18/10/2025). “Pemangkasan TKD harus disikapi dengan langkah-langkah strategis agar program pembangunan daerah tidak terganggu,” katanya.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menerapkan prinsip efisiensi dalam setiap kegiatan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat. “Dengan berkurangnya dana transfer dari pusat, kita harus memastikan setiap rupiah anggaran digunakan seoptimal mungkin. Fokusnya adalah pada kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Ansyari.

Ia menegaskan, sektor pendidikan dan kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama dalam pengalokasian anggaran. Kedua sektor ini, kata dia, tidak boleh terkena dampak langsung dari penyesuaian fiskal karena berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Ansyari juga mendorong Pemprov Kalteng untuk memperkuat PAD sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap dana pusat. Ia menilai, peningkatan PAD bisa dilakukan melalui optimalisasi potensi daerah, penerapan sistem digitalisasi keuangan, dan pengawasan yang lebih ketat terhadap sumber-sumber penerimaan.

“Peningkatan PAD harus menjadi perhatian serius. Kita perlu program yang inovatif dan berkelanjutan agar daerah memiliki kemampuan fiskal sendiri,” kata politisi Partai Gerindra Kalteng ini.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak hanya fokus pada kegiatan yang bersifat konsumtif, tetapi mampu menciptakan program yang memberikan nilai ekonomi dan dampak langsung bagi masyarakat.

“Efisiensi bukan berarti memangkas program, tetapi bagaimana membuat anggaran lebih tepat guna dan menghasilkan manfaat nyata,” tegas Ansyari.

DPRD Kalteng berharap, melalui efisiensi anggaran dan peningkatan PAD, pemerintah daerah dapat menjaga stabilitas fiskal serta memastikan pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan dana transfer. (VK1)

Komisi II DPRD Kalteng Dorong Digitalisasi Pemasaran UMKM
Toga Nadeak Ungkap Jalan Amin Jaya-Rantau Pulut Memprihatinkan
Pemerintah Perlu Perketat Pengawasan Produk Makanan
DPRD Kalteng: Penyitaan Kebun Sawit Perbaiki Tata Kelola SDA
DPRD Kalteng Apresiasi Rencana Pabrik Pengeloaan Limbah Medis di Kotim
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?