KUALA PEMBUANG – Kasus perkelahian antara dua orang remaja perempuan, yang videonya sempat beredar di media sosial, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Dua gadis yang berkelahi ternyata pelajar salah satu SMP di kota Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kasus itu dimediasi oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Seruyan bersama Bhabinkamtibmas Desa Pematang Limau dan Dinas Sosial pada Senin (9/3/2026). Mediasi dilaksanakan di ruang kantor SMP tempat para remaja bersekolah.
“Mediasi dihadiri oleh kedua belah pihak yang bertikai beserta orang tua dan pihak sekolah. Dalam prosesnya, masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan keterangan, pendapat, serta klarifikasi terkait peristiwa yang terjadi,” demikian bunyi rilis yang diterbitkan Humas Polres Seruyan.
Setelah dimediasi, pelaku meminta maaf secara langsung kepada korban dan orangtuanya secara kekeluargaan, disertai surat perjanjian yang ditandatangani oleh pelaku, korban, dan orang tua korban, serta saksi-saksi. “Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang masalah. Kasus diselesaikan secara kekeluargaan melalui pendekatan restorative justice,” demikian bunyi rilis.
Dalam pantauan Vox Kalteng, usai kasus tersebut dimediasi, video yang sempat viral di salah satu platform media sosial, akhirnya dihapus. (VK1)


