Kapolda Kalteng didampingi sejumlah pejabat dari Mabes Polri dan Polda, serta keluarga korban, saat konferensi pers.
SAMPIT – Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto menggelar konferensi pers pada Rabu (11/10/2023) pukul 16.40 WIB, terkait konflik antara polisi dan warga Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, yang terjadi pada Sabtu (7/10/2023), yang menyebabkan satu warga tewas dan dua lainnya luka-luka.
Konferensi pers berlangsung di lobby Mako Polres Kotawaringin Timur, juga dihadiri Kapuslabfor Bareskrim Polri Brigjen Pol Haris Aksara, Irwil 5 Itwasum Polri Brigjen Pol Gatot Tri Suryanto, Dan Pas 2 KorBrimob Polri Brigjen Pol Arif Budiman. Hadir juga Alexius Esliter, perwakilan keluarga korban meninggal dunia atas nama Gijik. Ada juga para Pejabat Utama Polda Kalteng.
Kapolda atas nama pribadi dan kepolisian mengucapkan turut berdukacita kepada pihak korban atas peristiwa yg telah terjadi di Desa Bangkal. Peristiwa ini diharapkan tidak terjadi lagi di kemudian hari, dan ini menjadi Instrospeksi bagi Polda Kalteng dalam tugas pengamanan di lapangan.
“Situasi saat ini sudah kondusif dan kegiatan masyarakat sudah berjalan seperti biasa. Personel pengaman masih bertugas menjaga keamanan agar kondusif,” kata Kapolda.
Kapolda menegaskan pihaknya serius menangani kasus Bangkal, dibantu oleh tim investigasi internal yg terdiri dari Itwasum Polri, Baintelkam Polri, Puslabfor Bareskrim Polri, Pusinafis Polri dan Divpropam Polri.
“Peristiwa ini diproses secara transparan dengan metode sciencetivic crime investigation, sehingga membutuhkan waktu pengungkapannya dan perkembangan lebih lanjut. Terkait hal ini akan diberitahukan kemudian,” katanya.
Kapolda menghimbau kepada masyarakat Kalteng untuk selalu menjaga iklim investasi di Propinsi Kalteng dan khususnya Kabupaten Seruyan, sehingga jika terjadi adanya permasalahan antara masyarakat dan investor agar selalu diselesaikan dengan mediasi. vk5


