PALANGKARAYA – Reses yang dilakukan anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, ke Desa Lalap, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, beberapa hari lalu, banyak menerima aspirasi dari warga setempat. Dalam pertemuan dengan warga, rata-rata menyampaikan sejumlah permasalahan mendesak yang selama ini mereka alami, mulai dari krisis air bersih, kekurangan tenaga kesehatan, hingga belum tersedianya fasilitas internet di desa mereka.
Masalah ketersediaan air bersih menjadi keluhan utama masyarakat. Menurut warga, selama musim kemarau banyak sumur yang kering dan tidak semua keluarga memiliki akses terhadap air layak konsumsi. “Warga kesulitan air bersih, apalagi kalau musim kemarau. Sumur banyak yang kering, dan tidak semua warga punya akses ke air bersih,” ungkap Purdiono, Rabu (9/7/2025).
Selain krisis air, minimnya layanan kesehatan juga menjadi perhatian. Hingga saat ini, Desa Lalap belum memiliki petugas medis tetap, sehingga warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas terdekat.
Tak hanya itu, ketiadaan akses internet turut menghambat aktivitas pendidikan dan ekonomi warga. Pelajar kesulitan mengikuti pembelajaran daring, sementara pelaku UMKM tidak dapat memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan usaha.
Purdiono berkomitmen untuk menyampaikan semua keluhan masyarakat ke tingkat DPRD Provinsi Kalimantan Tengah agar mendapat tindak lanjut dari dinas dan instansi terkait. “Masalah air bersih, kesehatan, dan akses internet ini adalah kebutuhan dasar masyarakat. Saya akan perjuangkan di tingkat provinsi agar ada perhatian serius, khususnya untuk desa-desa di daerah pelosok seperti Desa Lalap,” kata politisi Partai Golkar ini. (VK1)


