PALANGKARAYA – Jumlah sarjana di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang belum mendapatkan pekerjaan atau menganggur mencapai 9.270 orang. Ini berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng pada Agustus 2025. Data hasil Sakernas ini dirilis pada Jumat (13/2/2026), melalui laman resmi BPS Kalteng.
Dalam data publikasi tersebut, jumlah penduduk Kalteng tercatat sebagai pengangguran terbuka pada Agustus 2025 sebanyak 58.612 orang atau 3,97. Menurut sebaran kabupaten/kota, Palangkaraya tercatat sebagai daerah dengan sarjana pengangguran paling banyak, mencapai 2.074 orang.
Baca juga berita terkait:
Dalam 10 Tahun, Luas Panen Padi Kalteng Menyusut 157 Ribu Ha, Produksi Berkurang 563 Ribu Ton
Peringkat kedua daerah dengan sarjana pengangguran paling banyak pada Agustus 2025 adalah Kotawaringin Barat (Kobar) sebanyak 1.933 orang. Peringkat berikutnya Barito Utara (Barut) dengan jumlah sarjana menganggur pada bulan itu sebanyak 1.352 orang.
Secara keseluruhan, dari 58.612 orang pengangguran di Kalteng, Kota Palangkaraya juga mencatat angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) paling tinggi sebesar 5,23 persen. Sedangkan TPT paling rendah adalah Pulang Pisau sebesar 2,23 persen.
TPT menurut tingkat Pendidikan di Kalteng, lulusan sekolah menengah mencetak TPT tertinggi sebanyak 28.182 orang. Sementara lulusan sekolah dasar sebanyak 21.160 orang.
TPT di Provinsi Kalteng mengalami penurunan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2022, angka TPT di Kalteng tercatat 4,26 persen. Kemudian tahun 2023 menurun menjadi 4,10 persen, tahun 2024 turun lagi menjadi 4,01 persen, dan tahun 2025 turun menjadi 3,97 persen.
Sampel terpilih pada Sakernas Agustus 2025 di Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 7.520 rumah tangga. Sejak Sakernas Agustus 2023, penghitungan indikator menggunakan penimbang hasil proyeksi penduduk Long Form Sensus Penduduk 2020 (LF SP2020), sedangkan data sejak Agustus 2020 penghitungan indicator menggunakan penimbang hasil proyeksi penduduk Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS 2015). (VK1)



