JIMBARAN – Prestasi membanggakan diraih 6 pelajar SMPN 3 Palangkaraya, di ajang kompetisi International Science and Invention Fair (ISIF) tahun 2023, yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA), di Auditorium Widya Sabha Kampus Universitas Udayana Jimbaran, Bali, 7-9 November 2023.
Ke-6 pelajar yang terbagi dalam 2 Tim, berhasil meraih dua medali Perak. Ajang ini diikuti 685 tim dari 32 negara. Antara lain Indonesia, Mexico, Malaysia, Romania, Hong Kong, Kazakhstan, Iran, Thailand, Vietnam, Lebanon, Malaysia, Turkey, Singapura, Afrika Selatan, Makau, Cina, Korea Selatan, Uzbekistan, Filipina, Bangladesh, Turkmenistan, USA, Arab Saudi, Brazil, Bolivia, India, Timor Leste, Macedonia, Puerto Rico, Congo Kinshasa RDC dan United Arab Emirates. Dengan 8 Kategori Kompetisi yaitu Technology, Mathematics, Social Science, Environment, Life Science, Physic, Education dan Energy and Enginnering.
Dua Karya dari dua Tim SMPN 3 Palangkaraya bertema Social Science yang diikutsertakan dalam Ajang ISIF, masing-masing berhasil mendapat Penghargaan Medali Perak. Tim Don Bonanza dkk dengan materi Bawo Dadas: Study and Innovation of The Determination of Dayak Rituals, sedangkan Tim Muhammad Zidan Prawinanda dkk dengan materi Tatamba Ngaju: Study and Inventory of Ethnomedicines of The Dayak Tribe.
Keberhasilan 2 tim peserta yang berasal dari SMP Negeri 3 Palangkaraya yang dikoordinir oleh guru Pendamping Lucia Isadora dan Arbendi I Tue, menjadi kebanggaan Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
“Sangat bersyukur dan bangga sekali atas keberhasilan dan prestasi siswa/siswi kami bisa membawa nama SMP Negeri 3 Palangkaraya di ajang bergengsi internasional, meskipun banyak tantangan dan keterbatasan yang dijumpai,” kata Hj Wahidah, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Palangkaraya, dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (10/11/2023) malam.
Wahidah mengucapkan terima kasih kepada para donatur, yakni Eddy Raya Samsuri dan PT Teladan Makmur Jaya yang peduli kepada Dunia Pendidikan, sehingga SMPN 3 bisa mengikuti ISIF 2023 di Kampus Universitas Udayana Bali.
Sementara, Don Bonanza mewakili rekan timnya mengatakan sangat terharu dan bangga bisa mempersembahkan Medali Perak ini untuk sekolah tercinta dan Kota Palangkaraya. vk1


