KUALA PEMBUANG – Media sosial diramaikan video perkelahian dua orang remaja perempuan, diduga di salah satu jalan raya di wilayah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Video perkelahian remaja ini diposting oleh akun Facebook Anang Albanjari Almunjali di grup Habar Sampi, Senin (9/3/2026) pagi, pukul 09.33 WIB.
Akun tersebut memposting video dengan memberi keterangan: Terjadi lagi perundungan terhadap anak, Kuala pembuang. Dalam video berdurasi 23 detik itu, perkelahian dua gadis remaja itu disaksikan sejumlah remaja perempuan. Di awal video, tampak gadis yang lebih tinggi dan besar, berbaju biru dan celana panjang coklat berhadap-hadapan dengan gadis yang lebih pendek dan kecil, berhijab krem, baju biru dan celana krem.
Tampak seorang remaja perempuan yang lain, seolah menjadi juri, tampil memberikan aba-aba dengan hitungan jari, “Satu.. dua.. tiga..”. Hitungan bersama remaja yang lain itu, memberikan tanda untuk segera memulai perkelahian. Hitungan selesai, remaja yang lebih tinggi langsung menghajar musuhnya. Keduanya berduel sengit, hijab yang dipakai gadis yang lebih kecil dicomot oleh seterunya.
Diduga gadis yang mengambil video memberikan instruksi, “Jangan menangis”. Perkelahian terus berlanjut hingga gadis yang lebih kecil tersudut dan jatuh, namun segara bangun dan melanjutkan duel dengan adu jambak. Sejumlah remaja yang ada di lokasi kejadian tidak berupaya melerai, mereka justru asyik mengambil dan merekam dengan HP sembari menyoraki. Video terhenti setelah gadis yang memegang kamare mengatakan, “Ada orang, ada orang”.
Pihak-pihak terkait maupun aparat kepolisian hingga berita ini diterbitkan belum berhasil dikonfirmasi. Sebelumnya, juga terjadi perkelahian antarremaja di depan Alfasanah Mart 2, Pasar Saik, Kuala Pembuang, Kamis (15/12/2025) sekitar pukul 02.30 dini hari WIB.
Kejadian ini diketahui setelah pelapor datang bersama korban ke Mapolres Seruyan. Tim Pamapta III Polres Seruyan pimpinan Aiptu Andi Sugiyanto, bersama piket Satreskrim dan fungsi lain, bergerak menuju TKP. Pamapta III juga melarikan korban ke RSUD Kuala Pembuang untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Polres Seruyan mengimbau kepada seluruh masyarakat, jika melihat atau mendengar adanya informasi terkait kejadian atau gangguan Kamtibmas, untuk segera menghubungi Call Center Polres Seruyan di nomor 110. Laporan masyarakat yang cepat sangat membantu polisi dalam bertindak tepat waktu. (VK9)


