PALANGKA RAYA – Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi melaporkan kondisi banjir yang sebelumnya sempat melanda di 20 kelurahan. Budi mengatakan, pada Rabu (20/3/2024) sore, banjir sudah surut semua.
Budi menyampaikan setiap hari ada penurunan debit air sekitar 5-20 centimeter, sehingga dengan kondisi ini mempercepat air banjir cepat surut di Kota Palangka Raya. Dengan kondisi ini pula, maka Budi mengakui para pengungsi yang sebelumnya menempati pos pengungsian juga sudah pulang ke rumahnya masing-masing.
“Secara otomatis keberadaan dapur umum dan pos lapangan kita tutup,” jelas Budi, Kamis (21/3/2024) pagi. Meski demikian setiap posko banjir di kelurahan tetap diminta waspada. Budi menyampaikan berdasarkan data rekapitulasi yang dihimpun tim Pusdalops BPBD diketahui bahwa musibah banjir yang melanda 20 kelurahan sempat merendam 5.533 rumah. Sementara warga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Kahayan dan Sungai Rungan mencapai 9.547 KK dan 33.003 jiwa. (VK1)


