PALANGKARAYA – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Muhajirin, meminta pemerintah daerah meningkatkan jangkauan layanan Samsat hingga ke wilayah pelosok sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Masih banyak hal teknis yang perlu diperhatikan pemerintah terkait optimalisasi pajak kendaraan bermotor, terutama soal jangkauan layanan Samsat,” kata Muhajirin, Kamis (12/2/2026).
Mantan Wakil Bupati Kapuas itu mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Seruyan dan menemukan layanan Samsat belum sepenuhnya menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan.
Dia menjelaskan, akses layanan yang terbatas menjadi salah satu kendala utama rendahnya kepatuhan wajib pajak di daerah-daerah terpencil. “Di Kabupaten Seruyan, pemerintah daerah sudah menganggarkan dukungan operasional Samsat untuk menunjang tugas aparat agar bisa menjangkau wilayah yang jauh dari pusat layanan,” ucapnya.
Muhajirin menegaskan, kebutuhan peningkatan layanan Samsat tidak hanya diperlukan di Kabupaten Seruyan, tetapi juga di kabupaten dan kota lain di Kalimantan Tengah. Menurutnya, optimalisasi layanan Samsat merupakan bagian penting dari strategi daerah dalam meningkatkan PAD secara berkelanjutan.
“Kita perlu menyiapkan sumber daya pelayanan, mulai dari aparatur hingga sarana dan prasarana, seperti mobil Samsat keliling atau Samsat Pembantu yang bisa melayani masyarakat setiap hari,” ujarnya. Dengan layanan yang lebih mudah dijangkau, ia meyakini tingkat pembayaran pajak kendaraan bermotor akan meningkat secara signifikan.
“Kalau layanan bisa dijangkau, pastinya pembayaran pajak akan naik dan itu akan berpengaruh langsung terhadap realisasi pendapatan daerah di akhir tahun,” tuturnya. Muhajirin menambahkan, optimalisasi layanan Samsat tidak hanya berbicara soal kemudahan bagi masyarakat sebagai wajib pajak, tetapi juga merupakan langkah konkret pemerintah dalam mengejar target penerimaan pajak.
Ia menilai, target pajak yang terus meningkat setiap tahun harus diimbangi dengan inovasi dan perluasan layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Target pajak tiap tahun terus naik, tentu untuk merealisasikannya diperlukan upaya nyata yang mampu mendorong peningkatan penerimaan pendapatan daerah,” pungkas Muhajirin. (VK1)


