By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Vox KaltengVox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Reading: Pemain Bubar Jelang Laga Kontra PSCS, Kalteng Putra FC Dipastikan Turun ke Liga 3
Share
Vox KaltengVox Kalteng
  • Beranda
  • Kalteng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Search
  • Beranda
  • Kalteng
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangkaraya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Nasional
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Religi
  • Showbiz
Follow US
Beranda » Headline » Pemain Bubar Jelang Laga Kontra PSCS, Kalteng Putra FC Dipastikan Turun ke Liga 3

Pemain Bubar Jelang Laga Kontra PSCS, Kalteng Putra FC Dipastikan Turun ke Liga 3

27 Januari 2024
Share
CEO Kalteng Putra FC Agustiar Sabran saat peluncuran tim untuk berlaga di Liga 2 musim kompetisi 2023/2024.
SHARE

PALANGKARAYA – Kalteng Putra FC dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim kompetisi 2024/2025. Klub sepakbola dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) itu mustahil bertahan di Liga 2.

Penyebabnya, para pemain sudah meninggalkan klub sejak Jumat (26/1/2024). Mereka bubar sehari menjelang laga kontra PSCS Cilacap, yang akan digelar pada Sabtu (27/1/2024). Ketidakhadiran pemain akan membuat klub mendapat sanksi pengurangan 3 poin, serta denda.

Posisi Kalteng Putra FC saat ini berada di peringkat 4 alias juru kunci grup D play-off degradasi Liga 2 musim kompetisi 2023/1/2024). Grup D sementara dipimpin Persipura Jayapura dengan 7 poin, peringkat kedua PSCS Cilacap 6 poin, peringkat tiga Persekat Tegal 5 poin dan peringkat empat Kalteng Putra dengan perolehan poin 4.

Jika absen di laga kontra PSCS Cilacap, maka Kalteng Putra dihukum pengurangan 3 poin sehingga hanya tersisa 1 poin. Kalteng Putra FC didera konflik antara pemain dan manajemen akibat buruknya performa tim.

Pihak manajemen menahan gaji pemain akibat tim ini tak mampu bersaing di Liga 2. Padahal manajemen memasang target naik ke Liga 1 musim depan. Alih-alih naik ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tim berjuluk Laskar Isen Mulang (Pasukan Pantang Mundur) ini malah terseok-seok di dasar klasemen, sehingga harus menjalani babak play-off hanya untuk bertahan di Liga 2.

CEO Kalteng Putra FC Agustiar Sabran kesal dan memutuskan untuk menahan gaji pemain. Menurut manajer Tim, Sigit Wido, para pemain tampil setengah hati.

Keputusan manajemen menahan gaji rupanya tak diterima baik oleh para pemain. Mereka mengancam mogok main menjelang laga kontra Persipura Jayapura di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Senin (22/1/2024). Setelah dibujuk, pemain akhirnya mau turun lapangan.

Persipura Jayapura berhasil memanfaatkan kegalauan musuhnya. Mereka menggebuk Kalteng Putra dengan skor 2-1. Kalteng Putra yang sebelumnya memimpin Klasemen Grup D langsung melorot ke peringkat 4.

Pasca kekalahan itu, beredar surat pernyataan para pemain yang menolak tanding lantaran gaji tak dibayar. Kalteng Putra pun dibully habis-habisan oleh pendukungnya sendiri.

Kekesalan pihak manajemen memuncak. Buntut, para pemain dilaporkan ke Polda Kalteng pada Kamis (25/1/2024). Pihak manajemen menganggap pemain mencemarkan nama baik klub.

Satu hari setelah laporan masuk ke Polda, sebagai besar pemain memilih bubar. Mereka meninggalkan Mes Kalteng Putra FC di Wisma Liontine, Jalan Sangga Buana I No.32, Kelurahan Palangka, Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat (26/1/2024).

Saat didatangi wartawan, mes itu sudah kosong. Salah satu pemain yang dihubungi wartawan, mengaku mereka sudah sepakat untuk meninggalkan klub.

Pemain yang enggan namanya disebutkan itu, menuturkan semua pemain sepakat untuk tidak turun main sebelum gaji dibayarkan. “Kita sudah bikin surat pernyataan yang mana itu sebelum ada pembayaran gaji, kita tidak akan melanjutkan permainan,” katanya, Jumat sore.

Kalteng Putra FC pernah berjaya dengan menjuarai Divisi Utama Liga Prima Indonesia (LPI) tahun 2012, saat masih bernama Persepar Palangkaraya. Persepar pun tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada tahun 2013.

Setelah berganti nama menjadi Kalteng Putra FC, tim ini tak pernah lagi menunjukkan tajinya. Kini malah harus melorot ke Liga 3. (VK1)

Klasemen Sementara Grup D Hingga Pekan 4
1. Persipura Jayapura – Poin 7
2. PSCS Cilacap – Poin 6
3. Persekat Tegal – Poin 5
4. Kalteng Putra – Poin 4

Kebakaran Pesantren Manba’u Darussalam Palangkaraya, Kerugian Rp150 Juta
Ribuan Hektare Lahan Konsesi Terbakar, Aktivis Lingkungan Laporkan 4 Perusahaan ke Polda Kalteng
Satu Tersangka Dugaan Korupsi IUP Batu Bara Ternyata Anggota DPRD Barito Utara
9 SD Negeri di Kapuas Tutup karena Tak Diminati Murid
Tahun 2023, Ada 353 Kasus Stunting di Barito Timur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vox KaltengVox Kalteng
© Vox Kalteng 2023. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Masuk ke Akun Admin

Username or Email Address
Password

Lost your password?