PALANGKARAYA – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan reses ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing, beberapa waktu lalu. Salah satunya yang dilakukan Dapil IV wilayah Barito. Anggota DPRD Kalteng dari Dapil IV, Purdiono, saat dimintai tanggapan soal hasil reses, mengatakan keluhan yang disampaikan warga masih sama seperti sebelum-sebelumnya.
“Aspirasi masyarakat di Dapil IV didominasi keluhan lama, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan dan sarana ibadah, jaringan listrik, bantuan pertanian untuk kelompok tani, hingga dukungan kegiatan usaha masyarakat,” kata Purdiono, Senin (12/1/2026).
Purdiono mengatakan pihaknya melakukan kunjungan sampai ke desa-desa, berdialog dengan masyarakat langsung. Dari kegiatan itu banyak aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan pembangunan di daerah. Politikus Partai Golkar ini menekankan pentingnya aspirasi masyarakat menjadi bagian prioritas pemerataan pembangunan dan mengejar ketertinggalan.
Hal ini penting karena aspirasi masyarakat ini merupakan kebutuhan langsung sesuai kondisi di daerah. “Terutama di bidang pendidikan, kesehatan, sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah provinsi dan kabupaten,” ucapnya.
Lebih lanjut Purdiono mengingatkan, pentingnya tindak lanjut terhadap aspirasi ini karena akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan daerah. “Masyarakat di Dapil IV mengharapkan ke kami agar aspirasi ini bisa ditindaklanjuti, karena itulah kami mengharapkan pemerintah memberi perhatian serius,” ujarnya.
Untuk itu Purdiono menekankan banyaknya aspirasi masyarakat di daerah yang masih perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten. Dengan terealisasinya keluhan masyarakat, mereka dapat merasakan keberadaan pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. “Semoga pemerintah ke depan dapat segera menindaklanjuti apa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Jangan sampai masyarakat dibiarkan menunggu,” kata Purdiono. (VK1)


