PALANGKARAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Purdiono, melaksanakan reses ke Kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan. Dalam reses itu, Purdiono bertemu sejumlah tokoh masyarakat setempat. Dalam dialog dengan para tokoh, Purdiono menerima usulan agar jalan Palangkaraya-Buntok dinamai Jalan Christian Simbar.
“Christian Simbar sebagai sosok penting yang berperan besar dalam sejarah terbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah. Tokoh ini disebut turut memperjuangkan pemekaran Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan pada masa lalu, yang kala itu diwarnai dengan berbagai dinamika dan tantangan. Jangan sampai kita melupakan sejarah, terutama di usia Kalteng yang ke-68 ini. Christian Simbar sudah mendahului kita, tapi perjuangan dan kegigihannya tetap hidup dalam ingatan masyarakat,” kata Purdiono, Rabu (24/11/2025).
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV wilayah Barito ini mengungkapkan, proses administrasi pengusulan nama jalan tersebut sudah diajukan secara resmi ke instansi terkait. Harapannya, proses ini bisa segera dipercepat agar pengakuan terhadap jasa-jasa Christian Simbar bisa lebih nyata dirasakan generasi sekarang.
“Kita tidak minta apa-apa, ini murni keinginan masyarakat untuk menghargai sejarah. Perlu diingat, pemekaran Kalteng dari Kalsel bukanlah hal mudah. Ada perjuangan, bahkan pertumpahan darah. Ini yang harus kita kenang,” ujarnya.
Menurut legislator asal Partai Golkar ini, dengan luas wilayah Kalimantan Tengah yang mencapai 1,5 kali Pulau Jawa, pemekaran provinsi ini menjadi tonggak penting dalam sejarah daerah Bumi Tambun Bungai. Untuk itu, usulan penamaan jalan tersebut juga dinilai sebagai langkah penting dalam memberikan edukasi sejarah kepada generasi muda, agar mereka mengetahui siapa tokoh yang telah berjasa besar bagi berdirinya Kalimantan Tengah. (VK1)


